Sunday, September 14, 2008

Ujung Genteng 7-9 Maret 2008

First Day

Perjalanan dimulai dari meeting point McD Plaza Sarinah Thamrin 08.15 am.
Kami para peserta 12 orang, 2 orang tour leader dan 2 orang driver
berangkat dengan 2 mobil. Penyelenggaranya adalah Explore Indonesia salah
satu backpackers trip organizer di Indonesia.

Sekitar 12 a.m. kami berhenti di Cibadak, Sukabumi untuk menjalankan sholat
Jumat bagi teman-teman kami yang beragama Muslim. Yang tidak sholat, minum
teh di warung dekat situ. Setelah selesai, kami mencari tempat makan siang
(masih di Cibadak), ada 2 alternatif yaitu Baso Solo dan Masakan Padang.
Kebanyakan memilih menu baso, yang cukup enak, walaupun pelayanannya kurang
professional he..he.. (pesan es jeruk, katanya gelas habis, selain itu
pesanan baso kami pun salah-salah diantar, ada yang minta baso bihun diberi
baso saja.. yang minta baso mie diberi baso bihun dsb). Atas segala
kekurangannya sudah kami maafkan setelah makan basonya yang enak .

Kami meneruskan perjalanan dari jalan yang rata ke jalan yang berliku-liku,
curam dan terjal karena melewati pegunungan. Mirip jalan ke Puncak, tapi
jarak lebih jauh. Namun, melebihi perasaan mabuk darat, kami melihat
pemandangan sepanjang jalan bagus sekali, rasanya pengin take foto
pemandangan itu, tapi susah sekali, karena *gronjal-gronjal* jadi tidak
stabil.

Rute yang dilewati setelah Cibadak adalah Pelabuhan Ratu, Jampang Kulon,
Surade dan sampailah ke Ujung Genteng. Semuanya masuk ke Kabupaten Sukabumi
(baru tahu kalau wilayah Sukabumi luas sekali sampai ke ujung selatan pulau
Jawa).


Sampai di Ujung Genteng sekitar 6 p.m, check in di Pondok Hexa dan memilih
sendiri kamar yang tersedia dengan konfigurasi: Retno-Dinar; Ipana-Lisa;
Lusi-Monik; Adi-Mico; Mahrun-partner; Indra-partner di kamar non AC;
Stevany-Dian; Yedi-Eka di kamar AC. Kamar non AC kami dilengkapi
"baling-baling bambu" alias kipas angin yang ditempel di langit-langit
kamar segede baling-baling helikopter *hyperbola-mode*

Setelah itu, kami menuju pantai di depan penginapan, menunggu waktunya
sunset tiba. Matahari terbenam dengan warnanya yang keemasan, dikelilingi
warna merah, kuning dan hitam dan juga memantul di laut seperti kaca.
Kilaunya begitu menyilaukan mata, mendecakkan mulut dan mengisi hati dengan
kekaguman. Benar-benar keajaiban alam ciptaan Tuhan.. thank to God that I
could see an amazingly fabulous view like that.


Berangsur-angsur matahari seolah ditelan laut menyisakan warna merah muda,
ungu dan abu-abu kemudian tinggal segaris warna emas yang akhirnya menjadi
gelap malam..

Kemudian kami ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujung Genteng di Semenanjung
Ujung Genteng, membeli ikan, kepiting, ikan dan menunggu seafood dimasak
sambil mengobrol. Di sana seafood dimasak dengan arang sehingga lama
sekali, mungkin sekitar 1 jam makanan baru siap disantap. Dari laper sampe
kenyang lagi, hehe… (Oya, biaya makan patungan Rp 25.000 / pax).

Kami pun mencharge tenaga dengan tidur malam itu.


Second Day
Sekitar pukul 5.30 a.m, bersiap berangkat ke Semenanjung Ujung Genteng
untuk melihat Sunrise. Kami tiba 6 a.m, sekitar 30 menit dari penginapan.
Sunrise-nya sekali lagi adalah fabulous view! Langit dengan warna biru muda
diselimuti awan berwarna biru tua dan muncul semburat warna kuning dan
merah. Sekitar 6.15-6.30 a.m. muncul matahari berwarna keemasan dengan
latar belakang awan berwarna abu-abu. Dengan siluet perahu nelayan di
pantai, benar-benar Perfect Sunrise.


Setelah itu mandi dan sarapan pagi di hotel (standarnya indomie-nasi
goreng-nasi plus telor ceplok, dengan durasi masaknya lama juga…akhirnya
banyak yg batal pesan n cari makan di warung depan).
Sekitar 9 a.m. kami berangkat ke Cikaso River, kira-kira 30 menit
perjalanan juga. Naik cano (perahu) ke Cikaso waterfall. Jalan air ini
hanya sebentar menuju ke sana. Mendekati ke air terjun itu, air bergradasi
dari coklat menjadi hijau lumut.

Setelah berkano sebentar..nah, sampailah kami di Cikaso Waterfall.

Tadinya ga terlalu niat untuk nyebur, tapi waktu akan menyeberang ke batu
besar di tengah2, ternyata dalam juga airnya, jadi nyebur sekalian. Airnya
adem, segar, jadi kami maen-maen air di situ. Ada beberapa teman yang masih
kering karena ga nyebur, terutama Yedi sang photographer yang sibuk mencari
angle photonya.

Pas balik ke mobil dengan kondisi badan basah kuyup, bingung juga, tapi
Mahrun langsung sigap dan menata karpet mobil ke jok mobil, jadinya ga
basah…

Setelah itu lanjut ke Vila Amanda Ratu satu resort di mana ada Muara
Cipanarikan, muara sungai yang bertemu dengan laut dan ada "Tanah Lot"-nya.

Sebelum pulang kami mampir ke tempat pembuatan Gula Aren ada kebun kelapa
pula, dekat dengan Vila Amanda Ratu.

Di situ juga ada kelapa muda yang langsung dipetik dari pohon, murah
meriah, 1 kelapa hanya Rp 5 ribu perak, trus dikasih gula aren, jadi kayak
caramel.

Setelah mandi dan makan siang, dilanjutkan ke Pantai Big Rock, dekat
Pangumbahan (tempat penyu bertelur) untuk lihat Sunset. Sempat terjadi
sedikit kesulitan waktu mobil Hyunday kita terperosok ke pasir pantai
(mobil Inova sudah melaju dengan suksesnya). Alhasil peserta cowo
dikaryakan untuk mendorong mobil. Sampai di pantai 4.20 p.m., cuaca sedikit
mendung. Sebagian peserta berfoto, main air (nyemplung tepatnya) atau
melihat pemandangan saja dan sang fotografer menggelar tripodnya. Gerimis
turun sekitar 4.45 p.m., jadi sebagian berteduh.
Kami bertiga (Lusi,Retno,Dinar) minum teh-manis di tempat yang ternyata
penginapan para turis asing. Di pantai itu jika ombak sedang bagus mereka
melakukan surfing.
Jam 5.45, sesudah hujan. matahari sempat tertutup awan namun menyisakan
pemandangan yang tak biasa dengan awan menggantung, sedikit sinar, dan ada
hujan di seberang laut. Keren!

Akhirnya sunset juga sekitar 6.20 p.m, walau mendung, tetap saja bagus,
warnanya kuning kemerahan dikelilingi awan abu-abu dan langit yang hitam,
serta ombak putih bergulung.

After the sunset, kami kembali ke TPI untuk dinner (patungan Rp 20.000,-)
per orang. Dilanjutkan dengan tidur. Kali ini menunya tambah dengan udang
(dikit banget, jadi per orang hanya boleh ambil 1 udang )..

Malam (rencana) mau liat penyu bertelur di pantai Pangumbahan, sekitar 1-3
a.m. Batal karena hujan deras sekitar pukul 11an malam. (bangun sekitar jam
11.30, dengar suara hujan lebat, jadi tidur lagi hehe).


Third Day
Pagi, setelah breakfast, berjalan-jalan di sekitar pantai mendengarkan
suara deburan ombak dan mengambil beberapa foto. Sebelum pulang kami sempat
berfoto bersama seluruh peserta dan kru-krunya.
Jam 9.45 rombongan pulang dengan hati gembira dan semangat baru
Saat sampai di dekat Pelabuhan Ratu (kelihatan dari jalan) kami turun
sebentar untuk berfoto-foto walaupun mengantuk karena kebanyakan dari kami
tidur di perjalanan yang jalannya berliku-liku dan membuat pusing dan mual.
Sekitar pukul 18 mobil sudah sampai di Jakarta lagi dan kami berpisah untuk
pulang ke rumah kami masing-masing.

C U on the Next trip guys n gals.
Miss u already….

No comments: