Dalam tiap perjalanan biasanya memang ada suka duka (atau positif negatif saja sederhananya). Tapi kalau sisi negatifnya hanya sedikit biasanya kita abaikan, atau cincai-lah bahasa gaulnya hehe.. Kalau banyak atau kebangetan, ya susah melupakannya. Forgiven but not forgotten.
Mungkin tulisan ini bisa jadi masukan bagi trip organizer "Gentar Alam Adventure" . Kebetulan baru pertama kali aku dan teman-teman join trip yang mereka adakan. Belum juga berangkat, owner Gentar menginfokan kalau tour leader kami bermasalah, jadi kemungkinan diganti dengan tour leader lain. Aku sempat becanda kalau tidak dikasih tour leader pengganti, minta potongan harga dong. Ternyata saat kami akan berangkat ada tour leadernya bernama Ganda.
Sampai di tempat tujuan (Sawarna) aku ngobrol-ngobrol dengan tour leader dan aku kaget karena ternyata dia baru pertama kali ini ke Sawarna. Hah? Apa gak salah ya, tour leader tapi belum pernah menginjakkan kaki ke tempat dia mesti me-lead/guide peserta? Tapi dia bilang "kan ada tour guide lokal".
Oke ada tour guide lokal (dan tour guide dari Jakarta), yang ternyata kurang paham dengan itinerary yang dibagikan Gentar ke calon peserta. Akhirnya kami kehilangan satu spot yang cukup bagus (kalau melihat dari hasil browse di internet). No apologize from them. Bahkan tour guide lokal bilang, kenapa tadi tidak bilang kalau mau ke spot X tersebut? Kan satu arah dengan spot Y yang tadi kita sudah ke sana. Tolong ya pak, kalau kami tahu semua lokasi dan posisi spot2 tersebut, apakah masih perlu kami ikut trip organizer? Mending kita pergi sendiri sewa mobil dan cari tour guide lokal, yang pasti lebih hemat kan?
Hal lain, supir yang katanya sudah beberapa kali ke Sawarna, kok masih aja nyasar. Kalau nyasar 1-2 km masih dimaklumi, karena mungkin dia jarang ke sana. Tapi ini 16 kilometer jauhnya nyasar, sehingga kami yang sudah capek perjalanan dari Jakarta sejak malam, tidak bisa segera merebahkan diri di kasur penginapan.
Hal lain lagi, koordinator Gentar di Sawarna sendiri (yang ternyata pemilik penginapan) tidak terlalu membantu juga, dan kelihatan kurang professional. Kami tidak mengharapkan profesional sekelas tour agent besar ya, tapi paling tidak lebih pengertian dan bisa membantu kami, bukan hanya menjawab "itu saya yang salah" tapi tidak ada penyelesaian yang berarti. Saat kami melontarkan complain ke koordinator sawarna tersebut, supir sempat mendengar dan sepertinya melaporkan ke Ganda. Dan mereka berdua (supir serta tour leader) berniat pulang duluan ke Jakarta membawa mobil dan meninggalkan kami semua malam itu juga. Sungguh kekanak-kanakan dan tidak profesional. Jadi keesokan harinya setelah mendapat laporan dari ibu pemilik penginapan, kami yang terpaksa "menjaga perasaan" mereka berdua supaya kami selamat sampai di Jakarta.
Juga salah 1 teman kami sudah beberapa kali bbm/telpon owner Gentar mengenai beberapa kekurangan ini, namun jawaban yang didapat tidak memuaskan.
Dengan kesan pertama seperti ini, rasanya kami tidak akan mau lagi join dengan trip organizer ini, karena kesan buruk yang kami dapat.
No comments:
Post a Comment